Minggu, 28 Mei 2017

Agus: Saya Terima Kekalahan Pilgub DKI

id Agus Harimurti Yudhoyono, Terima Kekalahan Pilgub DKI, Pilgub DKI, PIlkada DKI, WIsma Proklamasi, Sylviana Murni, Basuki Tjahaja Purnama, Djarot SAifu
Agus: Saya Terima Kekalahan Pilgub DKI
Pasangan Calon Gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni. (Foto Antara/Akbar Nugroho Gumay)
Secara ksatria dan dengan lapang dada saya terima kekalahan saya dalam pemilihan gubernur DKI Jakarta.
Jakarta (Antara Megapoliran) - Calon gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono menyatakan menerima kekalahannya dalam pemilihan gubernur DKI Jakarta 2017, menyusul hasil hitung cepat yang dirilis sejumlah lembaga survei.

"Secara ksatria dan dengan lapang dada saya terima kekalahan saya dalam pemilihan gubernur DKI Jakarta," kata Agus dalam konferensi pers tanpa tanya jawab di Wisma Proklamasi, Jakarta, Rabu malam.

Agus mengatakan seperti halnya kompetisi-kompetisi lainnya, pasti ada pihak yang menang dan kalah, pasti ada suka dan duka. Seluruhnya menurut Agus, adalah realitas kehidupan.

Dia mengakui selama kampanye dirinya sering kali menolak berandai-andai jika dirinya mengalami kekalahan. Hal itu lantaran dirinya tidak memiliki prinsip kalah sebelum perjuangan berakhir.

Dia juga enggan menurunkan semangat dan moril dari tim pemenangan, relawan, simpatisan serta seluruh warga Jakarta yang selama ini mendukung.  

"Tapi hari ini tentu berbeda. Sekali lagi saya sampaikan secara ksatria dan dengan lapang dada saya terima kekalahan saya dalam pemilihan gubernur DKI Jakarta," kata Agus.

Agus juga turut mengucapkan selamat kepada pasangan calon nomor dua Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat, serta pasangan nomor tiga Anies Baswedan-Sandiaga Uno dalam konferensi pers itu.

"Tadi saya sudah telepon langsung bapak Basuki, saya juga sudah coba hubungi bapak Anies dan bapak Sandi tapi beliau berdua masih ada kegiatan. Tapi sekali lagi tujuan kami adalah ingin mengucapkan selamat atas pencapaian mereka," kata Agus.

Agus mewakili Sylviana Murni dan segenap tim pemenangan mendoakan siapapun yang terpilih menjadi gubernur DKI Jakarta dapat sukses menjalankan tugas-tugasnya.

Dia berharap calon terpilih dapat memimpin rakyat Jakarta secara adil dan bijaksana serta penuh cinta dan kasih sayang.

"Saya mohon maaf karena belum bisa memenuhi harapan pendukung dan konstituen. Insyaallah semua ada hikmahnya. Allah SWT, Tuhan YME belum mengizinkan saya menjadi pemimpin Jakarta, saya meyakini rencana dan keputusan Allah selalu benar dan selalu lebih baik dari rencana manusia," kata Agus. 

Editor: M.Ali Khumaini

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga